Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Hukum & Kriminal

Oknum Guru SD Pelaku Pencabulan Diberhentikan Sementara

Minggu, 04 Nov 2018 15:34 | editor : Binti Rohmatin

Kustiawan Hanan Sugiarto, oknum PNS guru SDN di Kecamatan Sumobito yang ditahan Polres Jombang dalam kasus asusila

Kustiawan Hanan Sugiarto, oknum PNS guru SDN di Kecamatan Sumobito yang ditahan Polres Jombang dalam kasus asusila (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Kustiawan Hanan Sugiarto, oknum PNS guru SDN di Kecamatan Sumobito saat ini diberhentikan sementara. Ini setelah guru olahraga itu sudah ditahan pihak kepolisian, terkait dugaan pencabulan.

Kepala BKD dan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Kabupaten Jombang Muntholip mengakui, sudah ada sanksi yang diberikan. ’’Úntuk sementara sudah ada, yakni diberhentikan sementara,’’ kata Muntholip kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Karena diberhentikan sementara, otomatis PNS itu pun tak menerima gaji penuh, hanya 50 persen. Untuk pemberian sanksi tetap, masih menunggu proses peradilan hingga putusan inkrah.

Sanksi paling berat, bisa diberhentikan tidak dengan hormat alias dipecat. ’’Jadi nanti lihat keputusannya,’’ pungkas Muntholip.

Seperti diberitakan sebelumnya, belum genap sebulan usai vonis majelis hakim kepada Eko, 49, oknum guru PNS yang mencabuli 26 siswanya, pencabulan oleh guru kepada anak didiknya kembali terungkap.

Kali ini, perbuatan bejat ini dilakukan PNS guru bernama Kustiawan Hanan Sugiarto, 36, kepada dua siswinya di salah satu SDN di Sumobito.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi menjelaskan, terbongkarnya kasus ini setelah pihaknya menerima aduan dari dua orang tua korban, melaporkan Kustiawan dengan tudingan telah mencabuli anaknya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan bukti-bukti awal, laporan itu benar dan  pelaku berhasil ditangkap di rumahnya (7/10) lalu.

“Perkara ini awalnya diketahui dari pengakuan korban sendiri.  Korban cerita kepada temannya, kemudian temannya cerita kepada orang tuanya hingga orang tuanya mendesak korban hingga korban mengaku sudah dicabuli sama guru olahraganya ketika SD dulu,” terang Gatot. (*)

(jo/fid/bin/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia