Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Hukum & Kriminal

Pengusutan Kasus KUR Fiktif Bank Jatim Naik Jadi Penyidikan

Sabtu, 03 Nov 2018 11:07 | editor : Binti Rohmatin

Pengusutan Kasus KUR Fiktif Bank Jatim Naik Jadi Penyidikan

JOMBANG – Upaya kejaksaan tinggi (kejati) Jawa Timur mengusut korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Jatim Cabang Jombang jilid II, memasuki babak baru. Usai menggelar kasus, penyidik akhirnya meningkatkan status prosesnya ke tingkat penyidikan.

"Hasil gelar perkara hari ini (kemarin, Red) kita sudah naikkan statusnya ke tingkat penyidikan," tegas Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi, kepada Jawa Pos Radar Jombang siang kemarin (2/11).

Meski begitu, sampai saat ini belum ada satupun pihak yang ditetapkan penyidik menjadi tersangka. "Memang sudah ditingkat penyidikan, tapi belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, sebab masih penyidikan umum, kita masih dalami ke arah tersangka," imbuhnya.

Dalam waktu dekat, tim penyidik gabungan akan kembali turun untuk melakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti terkait. "Kemarin itu masih sebatas permintaan keterangan. Nanti semua akan kita periksa lagi sebagai saksi di tingkat penyidikan," tegas dia.

Berbeda dengan tahap sebelumnya, di tahap penyidikan kasus, pihaknya sudah bisa melakukan upaya paksa. "Semisal penyitaan barang bukti dan tindakan-tindakan hukum yang lain," bebernya.

Untuk mempermudah proses penyidikan, ia juga sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (kejari) Jombang. Terutama terkait dengan tempat pemeriksaan.

"Kebetulan tim penyidiknya gabungan, nanti untuk tempat pemeriksaan rencana di Kejari Jombang, mungkin minggu depan sudah kita mulai," pungkas Didik. (*)

(jo/naz/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia