Jumat, 16 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Pekan Terakhir Lelang, 23 Paket Masih Nyantol di ULP

Sabtu, 03 Nov 2018 10:12 | editor : Binti Rohmatin

Pekan Terakhir Lelang, 23 Paket Masih Nyantol di ULP

JOMBANG – Memasuki pekan pertama Nopember 2018, unit pelayanan pengadaan (ULP) masih memiliki pekerjaan rumah yang belum terselesaikan berkaitan dengan lelang paket. Total masih ada 23 paket yang belum berhasil lelang.

”Total kita terima sebanyak 197 usulan paket lelang. Sebanyak 174 paket sudah berhasil lelang, 19 paket masih proses tender, 1 paket dikembalikan ke OPD. Sementara 3 paket sisanya sudah dipastikan gagal lelang,” terang kepala ULP Jombang Supradigdo (2/11) kemarin.

Adapun ke-19 paket lelang yang masih dalam tahap tender itu diantaranya, dua paket lelang belanja barang dibantukan pada masyarakat berupa domba, kambing, pakan dan obat senilai Rp 552,1 juta dan paket hibah barang yang dibantukan pada masyarakat, organisasi, lembaga mayarakat berupa kambing/domba jantan senilai Rp 625,4 juta. Dua paket ini milik Dinas Peternakan. 

Paket belanja cetak formulir kependudukan dan pencatatan sipil senilai Rp 862,6 juta, pengadaan barang bantuan sosial barang yang dibantukan pada masyarakat, organisasi dan lembaga masyarakat milik Dinsos senilai Rp 2,3 miliar serta 15 paket lelang proyek jalan milik Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR).

”Ini pekan terakhir kita lakukan lelang, sebab waktunya sudah mepet dengan tutup buku anggaran, selain itu juga pertimbangan masa pelaksanaan,” imbuhnya.

Karena itu, lanjut Digdo, semisal nanti dalam perjalanan lelang, tidak muncul pemenang, maka secara otomatis mengarah ke gagal lelang. ”Jadi ini pekan terakhir, semisal tidak ada pemenang, kita sudah tidak bisa lelang ulang, otomatis gagal,” bebernya.

Sesuai rencana penjadwalan di ULP, pertengahan Nopember nanti merupakan deadline terakhir penandatanganan kontrak. ”Sehingga kalau dihitung, ada jeda waktu sekitar 1,5 bulan untuk pelaksanaan,” imbuhnya.

Untungnya, kebanyakan usulan paket yang masuk di PAK tahun ini secara umum proyek peningkatan dan pemeliharaan jalan. ”Sehingga relatif pekerjaannya bisa cepat selesai,” pungkasnya. (*)

(jo/naz/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia