Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

Bendera di Taman Asean Tak Lagi Berkibar

Sabtu, 03 Nov 2018 09:59 | editor : Binti Rohmatin

Kondisi tiang di Taman Asean yang kosong tanpa bendera

Kondisi tiang di Taman Asean yang kosong tanpa bendera (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Bendera negara Asean di Taman Asean Jalan KH.Wahid Hasyim sejak beberapa hari lalu, tak lagi berkibar.

Seluruh bendera berukuran besar sekitar 2x3 meter itu juga kosong, dan yang tersisa hanya tiang bendera.

Haris salah seorang petugas parkir mengungkapkan, tidak adanya bendera Asean terlihat sejak minggu ini.

’’Kamis kemarin saya lihat sudah nggak ada,’’ katanya siang kemarin (2/11). 

Dia juga tak mengetahui persis alasanya tidak adanya bendera negara-negara Asia Tenggara itu.

Yang dia tahu, dua bendera sebelumnya mengawali. ’’Awalnya dulu dua bendera yang nggak ada, kemarin malah semuanya,’’ imbuh Haris.

Sembari melanjutkan aktivitas, menurutnya dua bendera tersebut sebelumnya tersapu angin.

’’Lalu ada yang mengamankan,’’ sambung dia. Kondisi itu kemudian diikuti bendera-bendera lain. Seluruhnya tak berada di lokasi.

’’Kalau semuanya nggak ada, ya mungkin kena angin, sengaja diturunkan,’’ tambahnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kabupaten Jobang Fahruddin Widodo mengaku tidak tahu bila bendera seluruh negara Asean itu tidak ada lagi.

’’Saya belum tahu, baru tahu ini tadi,’’ katanya enteng. 

Meski begitu, menurut dia bendera itu sangat mungkin sengaja diamankan instansi terkait.

’’Bisa saja ke bagian umum, kalau nggak begitu ke DLH. Karena taman ikut sana (DLH, Red),’’ tegas dia.

Dihubungi terpisah, Kepala DLH Kabupaten Jombang Yudhi Adriyanto, melalui Kabid Pertamanan Miftakhul Ulum mengakui, bila seluruh bendera di Taman Asean memang diturunkan.

’’Seluruh bendera memang kita turunkan, sekarang masih kita cuci,’’ kata Ulum. 

Hal itu dilakukan setelah kondisi seluruh bendera sudah berubah. Sehingga ia menurunkan seluruh bendera untuk dicuci.

’’Kan benderanya sudah kusam,’’ sambung dia. Penurunan bendera itu dilakukan beberapa hari kemarin. Rencananya, setelah proses pencucian selesai akan kembali dipasang lagi.

’’Rabu kemarin kita turunkan semua, lalu kita cuci,’’ bebernya. 

Kendati begitu, dia tak bisa memastikan kapan bendera tersebut akan kembali dipasang.

’’Yang jelas menunggu sampai selesai, karena bendera milik pemerintah pusat itu besar sekitar 2x3 meter. Apalagi kainnya juga tebal tidak seperti kain biasanya. Bendera itu dari Kemenlu,’’ pungkas Ulum. (*)

(jo/fid/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia