Jumat, 16 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Jombang Janji Usut Tuntas Penyelidikan DD untuk Pelatihan

Jumat, 02 Nov 2018 10:31 | editor : Binti Rohmatin

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi (M.NASIKHUDDIN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG - Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi membenarkan pemanggilan sejumlah pejabat di lingkup Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jombang. Hal itu berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa (DD).

”Benar ada beberapa pihak yang kami panggil. Sementara baru permintaan klarifikasi, kita mintai keterangan,” tegas Gatot kepada Jawa Pos Radar Jombang (1/11) kemarin.

Dijelaskan Gatot, alasan pemanggilan sejumlah pejabat di lingkup DPMD kemarin, sebagai tindaklanjut informasi masyarakat tentang indikasi pelanggaran pengelolaan keuangan.

”Makanya sengaja kita undang pihak-pihak terkait untuk kita mintai keterangan, seperti apa kebenaran informasi tersebut,” imbuhnya.

Jika dari hasil keterangan yang didapat penyidik, unsurnya mengarah terjadinya pelanggaran, tentunya pihaknya tidak akan segan menindaklanjuti.

”Kalau informasi itu ternyata benar, unsur pelanggarannya ada yang mengarah kerugian Negara, pastinya kita tindaklanjuti,” tegasnya.

Disinggung sejumlah nama pejabat di lingkup DPMD yang kemarin dipanggil menghadap meja penyidik tindak pidana korupsi  Polres, pihaknya belum bisa membeber.

”Yang pasti sudah ada dari pihak dinas (DPMD, Red) yang kita panggil, kita mintai klarifikasi,” imbuhnya.

Setelah pemeriksaan hari ini (kemarin, Red), apakah penyidik juga masih   melanjutkan pemeriksaan oknum pejabat lainnya? Pihaknya belum bisa menerangkan pasti.

”Sementara kita dalami dulu hasil permintaan keterangan dari para pihak yang sudah merapat. Nanti, hasilnya  seperti apa baru kita menentukan langkah-langkah tindaklanjut,” pungkas Gatot. (*)

(jo/naz/bin/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia