Jumat, 16 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

Soal Ambulan Desa, Bupati Mundjidah: Harus Sesuai Aturan!

Rabu, 31 Oct 2018 13:32 | editor : Binti Rohmatin

Bupati Mundjidah Wahab saat di wawancara dalam sebuah kesempatan.

Bupati Mundjidah Wahab saat di wawancara dalam sebuah kesempatan. (FOTO: ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengingatkan seluruh kades agar menggunakan mobil siaga desa (MSD) sesuai dengan pemanfaatannya. Jangan sampai MSD digunakan ke sawah angkut panen atau mengangkut ayam.

Ini disampaikan bupati di depan seluruh kepala desa se-Kabupaten Jombang saat menghadiri acara bursa inovasi desa kemarin (30/10). ”Jadi saya mengingatkan agar MSD digunakan dengan bijak,’’ ujar dia.

Ditambahkan, MSD harus dipakai untuk membantu pelayanan publik khususnya untuk melayani masyarakat yang membutuhkan. ”Ya harus dipakai sesuai pemanfaatannya. Misalnya mengantar warga ke puskesmas, ke rumah sakit dan lainnya,’’ jelasnya.

Jangan sampai, lanjut bupati, MSD digunakan untuk hal yang kurang sesuai. Misalnya, dipakai ke sawah atau mengangkut ayam. ”Seperti kemarin itu, MSD dipakai mengangkut ayam. Itu kan tidak sesuai,’’ singgung bupati kepada kepala desa.

Sekadar diketahui, MSD merupakan program Bupati Nyono – Wabup Mundjidah pada 2014 silam. Ada 306 MSD se-Jombang dan dianggarkan Rp 59 miliar dari APBD. Namun di lapangan, banyak MSD yang disalahgunakan. Misalnya dipakai pelesir, ke sawah hingga mengangkut ayam. (*)

(jo/ang/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia