Jumat, 16 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

Kontes Ternak dan Panen Pedet, Peternakan Jombang Sabet Tiga Juara

Rabu, 31 Oct 2018 12:30 | editor : Binti Rohmatin

Dirjen PKH I Ketut Diarmita (kaos putih) menyerahkan trofi dan piagam juara 1 kategori calon induk sapi perah kepada Sriawan (tengah) didampingi Sekretaris Dinas Peternakan Jombang Sri Surjati (kanan)

Dirjen PKH I Ketut Diarmita (kaos putih) menyerahkan trofi dan piagam juara 1 kategori calon induk sapi perah kepada Sriawan (tengah) didampingi Sekretaris Dinas Peternakan Jombang Sri Surjati (kanan) (FOTO: IST)

JOMBANG – Hasil membanggakan diraih Kabupaten Jombang pada Kontes Ternak dan Panen Pedet serta Pameran Peternakan 2018 yang dihelat Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, di Kawasan Pasar Induk Agrobisnis (PIA) Puspa Agro Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo kemarin (27-28/10).

Diantaranya meraih juara 1 kategori calon induk sapi perah, juara 1 kategori pedet hasil IB dan juara 2 kategori manajemen agribisnis sapi perah.

Hasil ini menjadi bukti keberhasilan Dinas Peternakan Jombang dalam melaksanakan program khusus percepatan populasi sapi dan kerbau wajib bunting (Upsus Siwab) milik Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian di Jombang.

”Alhamdulillah ini juga berkat kinerja seluruh petugas baik medik, paramedik maupun inseminator yang tersebar di Jombang,” ujar Jufri, Kepala Dinas  Peternakan Jombang, kemarin (30/10).

Dalam pelaksanaannya, Kementan memberi gratis semen beku beserta alat dan sarana prasarana, serta biaya operasional kepada peternak. Selain itu, diberi pelayanan gratis dalam penanganan sapi betina yang mengalami gangguan reproduksi.

”Target 2018 ini sebanyak 4.000 ekor tercapai 100 persen, sedangkan untuk pelayanan kesehatan hewan terpadu tercapai target 1.793 ekor. Kami juga memberi inseminasi buatan (IB) secara gratis kepada peternak,” imbuhnya. 

Pelayanan inseminasi buatan kepada ternak sapi di Jombang terealisir sebesar 50.212 dosis tahun ini. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan sebanyak 50.000 dosis.

Sedangkan target kelahiran 21.315 ekor tercatat realisasi 15.188 ekor. Begitu pula kebuntingan terealisasi sebanyak 21.880 ekor dari target 26.300 ekor. Sementara jumlah pedet yang lahir ditarget sebanyak 21.315 ekor terealisasi 15.188 ekor.

Pada kontes ternak ini Kabupaten Jombang mengirim peserta kategori bakalan kereman sebanyak 3 ekor, kategori pedet hasil IB 3 ekor, dan kategori calon induk sapi perah 2 ekor.

Hasilnya, predikat juara 1 disabet ternak milik Sriawan, Kelompok Perah Jaya Dusun Segunung, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, untuk kategori Calon Induk Sapi Perah.

Sedangkan juara 1 kategori Pedet hasil IB berhasil dibawa pulang Mbah Kasim, 71 tahun, peternak sepuh asal Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan.  Kelompok Ternak Lembu Suro Desa Karangan Kecamatan Bareng juga meraih juara 2 kategori Manajemen Agribisnis Sapi Perah.

Tak hanya kontes ternak, pameran ternak bertajuk expo produk peternakan dan alsistan (alat mesin pertanian) menampilkan hasil sarana prasarana peternakan di Jatim, dan diharapkan dapat meningkatkan dan memperbaiki mutu produk peternakan.

”Ini menjadi kesempatan strategis bagi Jombang untuk berpartisipasi, menggelar pameran yang menampilkan program pembangunan peternakan serta hasil olahan ternak,” sambung Sri Surjati, Sekretaris Dinas Peternakan Jombang.

Seperti diketahui, Jombang terdapat banyak usaha peternakan unggas mulai dari usaha peternakan (breeding farm), penetasan (hatchery), pakan, hingga rumah potong hewan unggas, selain rumah potong hewan ruminansia milik pemkab.

”Masyarakat seluruh Indonesia harus mengenal produk olahan ayam, sosis, nugget dari Jombang, yang secara kualitas dan rasa tidak kalah dengan produk lain yang selama ini beredar. Produk Jombang terbukti mampu bersaing karena mutunya terjamin,” pungkasnya. (*)

(jo/ric/bin/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia