Jumat, 16 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

Banyak Lansia, 30 Persen CJH Jombang Berisiko

Minggu, 06 Aug 2017 09:00 | editor : Binti Rohmatin

Banyak Lansia, 30 Persen CJH Jombang Berisiko

JOMBANG - Dari total 1.283 calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Jombang yang akan berangkat tahun ini, ternyata 30 persen berisiko tinggi.

Ini setelah jumlah lansia yang akan berangkat cukup banyak. Bahkan, sudah ada dua CJH yang dipastikan gagal berangkat.

”Jadi memang benar, jumlah awal hingga tahap verifikasi memang 1.285.

Namun, hingga kini ada dua yang gagal berangkat,’’ ujar Nur Habib Adnan, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jombang, ditemui usai pelepasan haji di Pendopo Jombang kemarin pagi (5/8). 

Dia menyebut, satu dari dua CJH tersebut gagal dikarenakan meninggal dunia. Sedangkan, satunya lagi umurnya belum genap 18 tahun. ”Satu CJH ditunda karena umurnya belum 18,’’ sambungnya.

Dari total 1.283 itu, Habib menyebut, 30 persen kategori lansia. Umur mereka mulai dari 60 hingga 95 tahun. Meski demikian, ia belum bisa menyebut, berapa banyak CJH yang masuk kategori berisiko tinggi.

Lantaran, hingga kini belum ada keputusan resmi dari dinas kesehatan. ”Angkanya belum bisa menyebut, karena belum dilakukan sidang istitoah oleh tim kesehatan,’’ paparnya.

Dalam agenda pelepasan jamaah haji di pendopo kemarin, para jamaah juga mengikuti manasik haji yang terakhir.

Secara kolektif, semua jamaah dikumpulkan untuk mendapatkan penjelasan teknis. Serta wejangan dari Bupati Nyono Suharli dan Wakil Bupati Mundjidah Wahab.

”Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red) CJH Jombang sudah dilepas. Jadi pada 23 Agustus nanti tinggal berangkat saja. Mohon maaf saya tidak bisa mendampingi pas pemberangkatan karena saya berangkat lebih dulu tanggal 20,” papar bupati.

Sementara Wabup Hj Mundjidah Wahab menyarankan kepada CJH untuk menjaga hati, kesehatan badan, tidak sombong baik saat berada di Madinah maupun Mekah.

Tak lupa ia mendoakan semua jamaah agar diberi kesehatan lahir batin, bisa menunaikan rukun wajib haji dengan benar dan pulang membawa predikat haji mabrur.

“Saya juga minta tolong didoakan agar masyarakat Jombang aman, sejahtera semua,” pungkasnya disambut tepuk tangan seluruh jamaah.

(jo/ang/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia