Jumat, 16 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

Ini Penyebabnya Guru SD di Jombang Kurang

Jumat, 14 Jul 2017 09:45 | editor : Binti Rohmatin

grafis kebutuhan guru SD

grafis kebutuhan guru SD (RICKY VAN ZUMA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Banyaknya guru yang memasuki masa pensiun setiap tahun, mengakibatkan jumlah guru SD di Kota Santri kian berkurang. Kondisi ini kian mengkhawatirkan karena regenerasi atau pengangkatan guru sangat minim dan nyaris tidak ada dalam dua tahun terakhir. Akibatnya, kekurangan guru SD mencapai ribuan orang.

”Data terakhir kekurangan guru PNS SD mencapai 180 guru agama dan 240 guru olahraga. Sedangkan kekurangan guru kelas lebih banyak lagi mencapai 1.182 guru kelas,” ujar Supriyadi, Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, kemarin.

Sedangkan jumlah guru PNS SMP masih lebih baik dibanding guru SD. Kekurangan tenaga guru PNS SMP lebih sedikit. Hanya 24 guru Seni Budaya, 35 guru Bahasa Jawa dan 26 guru Bimbingan Konseling. ”Kami sudah melaporkan kekurangan guru SD maupun SMP ini ke BKD Jombang,” sambungnya.

Kekurangan guru ini pun, lanjut Supriyadi, sudah diajukan ke pemerintah pusat. Pengangkatan tenaga terakhir dilakukan tahun 2015 lalu sebanyak 223 PNS, namun tidak semuanya tenaga guru.

”Setiap tahun ada ratusan guru yang pensiun tapi belum ada pengangkatan untuk memenuhi kekurangan ini. Tahun 2016 lalu ada hampir 300 guru yang pensiun,” tambahnya merinci.

(jo/ric/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia