Jumat, 16 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

Nasib Madin Pedalaman

Beli Kitab Pakai Uang Insentif

Rabu, 12 Jul 2017 21:32 | editor : Binti Rohmatin

GENERASI ISLAMI: Madin ini tetap berkativitas seperti biasa, terutama mengajarkan ilmu agama dan Alquran kepada santri.

GENERASI ISLAMI: Madin ini tetap berkativitas seperti biasa, terutama mengajarkan ilmu agama dan Alquran kepada santri. (MARDIANSYAH TRIRAHARJO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

KABUH – Benar-benar memperihatinkan. Madrasah diniyah (madin) di wilayah pedalaman, ternyata masih bernasib buruk. Ini setelah banyak madin yang tidak pernah mendapatkan bantuan operasional.

Bahkan, tak sedikit madin yang membeli kitab dengan menggunakan uang insentif.

Salah satu madin yang bernasib buruk itu Al Hidayah di Dusun Matoan, Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Sejak berdiri akhir 2009 lalu, madin saat ini menampung 129 santri, terdiri 60 santri remaja dan selebihnya santri anak-anak.

Halimah, 35, pengasuh Madin Al Hidayah menceritakan, butuh perjuangan berat dalam mengelola madin sejak berdiri hingga sekarang. “Pondasi belum ada tanah urug, sudah dipakai belajar. Mereka membangun penutup dari baliho bekas, baik untuk tembok maupun atap. Karena saat itu belum sempat batu bata untuk tembok dipasang,” tambahnya.

Lalu bagaimana dengan operasional lainnya seperti penyediaan buku, kitab, dan Alquran? Halimah mengaku selain dari dana sumbangan wali santri dan donatur luar, kebutuhan buku pembelajaran sebagian dipenuhi dengan menggunakan dana insentif dari pemkab senilai Rp 3 juta per lembaga tersebut.

“Dana itu memang seharusnya menjadi insentif yang diterima para ustad.

Tapi mau bagimana lagi, madin ini butuh kitab jadi terpaksa pakai dana itu untuk bisa beli,” ujarnya. Halimah pun berharap, ada perhatian lebih yang diberikan pemerintah.

Tidak hanya kepada madin yang diasuhnya, namun juga madin di wilayah pedalaman lainnya. Bukan tidak mungkin, madin lain juga bernasib sama jarang tersentuh bantuan.

(jo/mar/bin/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia